Bingung

Saya jadi bingung, begitu banyak masalah di negeri ini. Mulai dari kasus hukum, hingga pada maraknya masyarakat IndonesiFeatured imagea ingin masuk ISIS. Mulai dari kasus korupsi, hingga  berujung pada pertarungan antara KPK dan POLRI. Mulai dari penangkapan nenek-nenek yang diduga mencuri beberapa batang kayu milik perusahaan negara, sampai pada terkatung-katungnya kasus hukum yang menimpa koorporasi besar yang merusak hutan. Mulai dari pusat hingga ke daerah. Betul-betul buatku bingung.
Saya jadi ingat kata Pram, panggilan akrab Pramoedya Ananta Toer, bahwasannya, ia sudah tak percayai generasi tua. Ia hanya menitipkan harapan pada anak-anak muda, yang berjiwa progressif. Namun, banyak juga anak-anak muda yang menjadi begal. Banyak juga anak-anak muda yang mengedarkan narkoba. Jadi, di mana lagi harapan Pram itu?
Waduh… waduh… tapi, ya, masih banyak juga anak-anak muda yang peduli dengan bangsa ini. Mereka senang memikirkan, mendiskusikan, atau bertindak demi setitik harapan bumi pertiwi. Buktinya, banyak anak-anak muda yang berprestasi. Hehehehe….
Saya menduga-duga, ada kemungkinan banyak provokator di negeri kita ini. Begitu juga dengan penghianat. Loh, bukannya sejak zaman Kolonial Belanda, sudah ada penghianat ya? Sejarah bangsa ini kan adalah sejarah penghianatan salah satunya. Kalau begitu, apakah hal itu yang membuat bangsa ini carut-marut?
Hhmmmmm…. saya jadi bingung lagi.
Mending saya buat kopi dulu yah! Tapi, jantung saya sudah berdetak cepat—apalagi meneguk—seteguk atau berpuluh-puluh teguk kopi. Ah, mending saya buat teh saja ya?! Tapi saya tak suka teh. Ah, saya jadi bingung lagi.
Oke, kalau begitu, setelah saya berpikir-pikir beberapa detik, saya putuskan untuk mandi terlebih dahulu. Setelah itu, saya buat susu. Namun sebelum mandi, saya selesaikan dulu ni cakar-cakar jari.
Oh ya, beberapa hari lalu, saya baca berita, juga sempat nonton, bahwa ada perseteruan sengit di Partai “Pohon Beringin”. Kubu ARB VS Kubu AL. Saya dengar-dengar, kubu AL dimenangkan oleh MenKumHam, tapi kubu ARB bersikeras untuk melawan. Bahkan mereka telah melaporkan sang Menteri. Dan bahkan, mereka mengancam mempidanakan siapapun Notaris yang berani melegitimasi kubu AL.  Waduh… waduh… saya jadi bingung lagi.
Ya sudah, saya mandi dulu yah.
Bantaya Lanoni, 21 Maret 2015

Leave a Reply